Tampilkan postingan dengan label A. kesucian hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A. kesucian hati. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Februari 2011

PENYEBAB KERUSAKAN HATI


Tanya : Apasaja yang bisa menyebabjkan kerusakan hati ?

jawab : Penyebab kerusakan hati itu ada 6 faktor, seperti yang dikatakan oleh

Hasan basri yaitu

1. berbuat dosa dengan harapan dosanya nanti diampuni.

2. memiliki ilmu tetapi tidak di amalkannya.

3. apabila ber amal tidak ikhlas.

4. memakan riski ALLAH tetapi tidak pernah bersyukur.

5. tidak ridla dengan pemberian ALLAH.

6. Sering mengubur orang mati diantara mereka, namun mereka tidak mau

mengambil pelajaran dari kematian tersebut.

ditulis oleh : tumpal manulang
sumber tulisan : dialog ma'rifat

PENYEBAB HATI MATI

Tanya : apa yang menyebabkan hati mati

jawab : ada 10 faktor menyebabkan hati mati. sehingga doa tidak dikabulkan

sebagaima yang dikatakan oleh ibrahim bin adham kepada penduduk basrah:

1.kamu mengenal ALLAH tetapi kamu tidak melaksakan haknya.

2.kamu suka membaca kitab ALLAH, tapi kamu tidak mau mengamalkannya

3.kamu mengetahui IBLIS itu musuh, tapi kamu tetap mengikuti

perintahnya

4.kamu menyatakan cinta kepada rasulullah saw. tapi kamu meninggalkan

sunnahnya.

5.kamu myatakan cinta ingin masuk surga, tetapi kamu tidak mau

mengamalkan amalan surga.

6.kamu mengakui takut siksa NERAKA, tapi kamu tetap berbuat dosa.

7.kamu menyakini kematian itu haq,tetapi kamu tidak pernah melakukan

persiapan untuk mati

8.kamu selalu memperhatikan kesalahan orang lain, tetapi kamu tidak

mau memperhatikan kesalahan mu sendiri.

9.kamu senang memakan rizqi ALLAH tetapi kamu tidak pernah bersyukur

ada NYA.

10.Kamu sering mengubur orang mati tetapi kamu tidak mau mengambil

pelajaran darinya.



ditulis ulang oleh : tumpal manulang
sumber tulisan : dialog ma'rifat

MEMBERSIHKAN HATI


Tanya : apa yang dimaksut membersikan hati itu ?

Jawab : yang dimaksut dengan membersihkan hati adalah membersikan diri dari

segala bentuk makana dan minuman yang diharamkan, serta bisa pula

dengan jalan berpuasa atau mengurangi makanan.

membaca AL-QUR'AN dengan disertai maknanya juga termasuk salah satu

bentuk membersikan hati.

bergaul dengan orang shalih maksutnya menghadiri majeis ta'lim dan meminta fatwa dari ulama.

Ditulis oleh : tumpal manulang
sumber tulisan : dialog ma'rifat

PENAWAR HATI



Tanyak ; Apa yang bisa menjadi penawar hati ?

Jawab ; Yang menjadi penawar hati ada 5. yaitu

1. senang bergail dengan orang yang shalih.

2. senang membaca AL-QUR'AN dimana saja.

3. senang membersihkan hati dengan menghindari segala bentuk perbuatan

maupun ucapan yang dapat merusak hatinya dalam menghadapkan

dirinya pada ALLAH.

4. Senang bangun tengah malam untuk melakukan shalat tahajud.

5. senang bermunajad kepada ALLAH diwaktu subuh.

Ditulis oleh : tumpal manulang
sumber tulisan : dialog ma'rifat

PENERANG HATI



Tanya : Apa yang bisa menerangi hati ?

Jawab : ada 4.

1. perut lapar, kondisi perut yang lapar dapat mendorong untuk bangun

malam, juga dapat menimbulkan rasa takut pada ALLAH.

2. Berteman dengan orang orang yang shalih.

3. selalu teringan dosa yang pernah dilakukan, dan bertekat

untuk tidak melakukannya lagi.

4. tidak banyak berkhayal.

ditulis ulang oleh : tmanullang

sumber tulisan : dialog ma'rifat

PENYBAB GELAPNYA HATI

Tanya : Apa yang menjadi gelapnya hati:

Jawab : Dalam hal ini Abdullah bin Mas'ud ra pernah berkata : ada 4 hal yang
termasuk penyebab hati menjadi gelap, yaitu :
1. perut yang terlalu kenyang.
2. berteman dengan orang dzalim.
3. sering melupakan dosa yang pernah dilakukannya.
4. banyak berhayal.

ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw. sesuatu yang sangat aku khawatirkan
atas dirimu itu ada 2 ; yaitu :1. mengikuti kehendak nafsu, banyak
berkhayal,2. mengikuti kehendak nafsu
berarti menjauhi kebenaran.sedangka banyak
lamunan dapat mendorong seseorang untuk mencin
tai dunia. ( HR.Ibnu Abd.Dunya
Panjang angan angan adalah mencintai sesuatu yang di perkirakan sulit untuk
diraih'

ditulis oleh : tumpal manulang
sumber tulisa : dialog ma'rifat